PROFIL

A. Sejarah Singkat 

Jurusan Psikologi Islam adalah salah satu dari empat jurusan yang ada  di Fakultas Ushuluddin. Jurusan-jurusan tersebut yakni jurusan Tafsir Hadis dengan satu program khusus internasional; Akidah Filsafat; Perbandingan Agama; dan Psikologi Islam sendiri.
Pembukaan jurusan ini dilatabelakangi oleh keinginan untuk Islamisasi sains khususnya dalam bidang Psikologi di samping  merespon  kemauan  pemerintah daerah  yang mencanangkan  kemauan  “kembali ke surau.”  Keberadaan jurusan ini di Fakultas Ushuluddin dengan rasionalitas  bahwa Psikologi  setara dengan  ilmu Tasawuf dilihat dari sudut pendekatan dan objek kajian. Perbedaannya terletak pada sifat abstrak dan konkrit. Tasawuf bersifat abstrak dan sulit diukur, sementara Psikologi bersifat konkrit dan memiliki parameter pengukuran yang jelas.  Sejatinya, secara logika kedua jenis kajian ini dapat disatukan  dan diintegrasikan. Pemikiran abstrak dalam Tasawuf dapat diturunkan  ke alam konkrit dengan merumuskan konsep-konsep kesalehan kepada perilaku konkrit dengan menggunakan parameter psikolgi. Operasionalisasi konsep-konsep Tasawuf menjadi perilaku konkrit yang merupakan objek kajian psikologi  sudah saatnya dilakukan oleh umat Islam dan disebut dengan nama Psikologi Islam. Dengan demikian tercipta integrasi ilmu dan tidak ada lagi dikotomi.
Di samping itu, ilmu-ilmu yang dipelajari di Fakultas Ushuluddin adalah ilmu-ilmu dasar agama  yakni al-Quran dan Hadis  serta ilmu-ilmu terkait. Untuk tujuan integrasi antara ilmu-ilmu keislaman dengan psikologi, maka cukup rasional keberadaan Psiologi Islam di Fakultas tersebut.
Jurusan ini  dibuka di Fakultas Ushuluddin dengan  persetujuan  Senat  IAIN Imam Bonjol Bonjol  dalam rapat Senat hari Jum’at, 22 Juni 2001 dengan SK Senat no. 06/KPTS/SENAT/IAIN-IB/2001 dan mendapat izin operasional dari  Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam (Dirjen Bagais) Departemen Agama dengan suratnya no. DJ II/167/2005 tanggal 01 Juni 2005, kemudian mendapat perpanjangan izin dari Dirjen Pendidikan Tinggi Agama Islam dengan nomor   Dj. I/197/2009, tanggal 14 April 2009.

B. Visi dan Misi Jurusan
Visi: menjadi jurusan yang terkemukan dalam mengintegrasikan aspek-aspek keislaman, keilmuan, keindonesiaan, dan keminangkabauan dalam bidang psikologi, sehingga menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual, kaya dengan amal, serta memiliki akhlak karimah.
Misi:

  1. Menciptakan sivitas akademika yang memiliki kemantapan akidah, keluasan pengetahuan, kedalaman spiritual, dan keluhuran akhlak;
  2. Mengembangkan keilmuan dan melakukan integrasi ilmu-ilmu keislaman dengan psikologi melalui pendidikan, pengajaran, dan penelitian;
  3. Memberikan landasan nilai-nilai keislaman dalam mengembangkan ilmu-ilmu psikologi dan penerapannya;
  4. Memberikan kontribusi terhadap kualitas hidup masyarakat melalui peningkatan kesehatan psikologis.

C. Tujuan:

  1. Membentuk mahasiswa yang memiliki wawasan keislaman dan psikologi sehingga dapat mengintegrasikan  dasar-dasar ajaran Islam dengan psikologi;
  2. Membentuk mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik dan atau profesional dalam menjalankan tugas;
  3. Membentuk mahasiswa yang mampu merespon perkembangan dan kebutuhan masyarakat serta dapat melakukan inovasi-inovasi baru dalam bidang psikologi yang berlandaskan nilai-nilai Islam;
  4. Membentuk mahasiswa yang mampu memberikan keteladanan dalam kehidupan atas dasar nilai-nilai Islam dan budaya luhur bangsa dan etnis Minangkabau.

D.  Kompetensi Lulusan

  1. Mampu menguasai teori-teori psikologi modern serta teori psikologi yang berkembang di dunia Islam;
  2. Mampu menguasai prinsip dasar psikodiagnostik terutama dalam observasi dan wawancara;
  3. Mampu melakukan penelitian dengan pengintegrasian ilmu-ilmu keislaman dan  psikologi;
  4. Mampu membantu psikolog dan konselor dalam membantu mengatasi problema psikologis dengan mengaplikasikan ajaran tasawuf;
  5. Mampu berperilaku etis dan menghargai pluralitas;
  6. Mampu melakukan intervensi psikologis sesuai dengan batas kewenangan keilmuan psikologi;
  7. Mampu bekerjasama dan atau melakukan interkorelasi dengan disiplin ilmu lain.

SEJARAH BERDIRINYA JURUSAN PSIKOLOGI ISLAM

Jurusan ini dibuka di Fak. Ushuluddin dengan persetujuan Senat IAIN IB Padang dalam rapat Senat IAIN IB dalam rapat Senat hari Jumat 22 Juni 2001 dengan SK Senat 06/KPTS/SENAT/IAIN-IB/2001.

Kemudian mendapat izin operasional dari Direktur Jendral Kelembagaan Agama Islam (Dirjen Bagais Depag) dgn surat No: DJ II/167/2005 tgl 1 Juni 2005.

14 April 2009 mendapat perpanjangan izin dari Dirjen Pendidikan Agama Islam dgn No: Dj.I/197/2009

PERKEMBANGAN KURIKULUM JURUSAN PSIKOLOGI ISLAMSK Dekan I: No: IN/5/PP.00.9/5/498/2004, tgl 14-6-2006
SK Dekan II: No: In.05/PP.00.9/5/907.a/2007, tgl 4 -12-2007
SK Dekan III: No.In.05/PP.00.9/5/1053/2008, tgl 22-12-2008
SK Dekan IV: No.In.05/PP.00.9/5/95.a/2011

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s