Gebyar Psikologi Islam IAIN Imam Bonjol Padang ( HMJ Psikologi Islam Sukses Besar)

IMG20150411091822

Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Psikologi Islam sukses besar mengangkat acara berskala nasional, dengan menghadirkan kak Seto. Setidaknya 800 peserta utusan dari PAUD, TK, SD , SLTP, IAIN Imam Bonjol, UNP, Unand, UPI, dan kampus-kampus lainnya memadati Gedung Serba Guna (GSG) IAIN Imam Bonjol Padang.

Menurut Ketua Jurusan Psikologi Islam, Murisal, satu keberhasilan luar biasa dari mahasiswa, karena telah sukses mengangkat acara besar dengan kreativitas mereka dalam mencari dana. ia berharap ke depan terus ditingkatkan dengan acara-acara yang lebih besar lagi.

“kami juga berterimakasih kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, karena telah menjadi narasumber dan menyukseskan acara” katanya kepada Singgalang, di sela-sela acara beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, kehadiran Kak Seto yang membahas tentang anak, sangat cocok dengan jurusan psikologi islam. Begitu pentingnya ilmu yang bisa diambil, sehingga peserta jadi melebihi target.

“Target awal cuma 500 peserta. Tidak disangka sampai mendekati angka 800 peserta,” tambahnya.

Sementara Kak Seto yang juga bagian dari Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan  Anak mengatakan, bullying dapat mengakibatkan hadirnya rasa takut dalam diri anak.

Jika dilakukan secara berualng-ulang, baik secara verbal, fisik, ataupun mental dapat mengganggu pola belajar anak,  seperti anak menjadi malas belajar, gelisah, panik, bahkan sampai keinginan bunuh diri.

” Bullying tidak  hanya terjadi di sekolah, tetapi juga dalam keluarga. Contohnya orang tua menuntut pola belajar anak yang ekstrim,” katanya.

Menurutnya, semua anak umumnya senang belajar dengan suasan gembira. oleh karena itu, orang tua sangat berperan dalam membangun pola belajar anak.

“Semua anak unik karena memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Makanya jangan dipaksakan dan disamakan. Orang tua yang sibuk dan tuntutan terlalu tinggi mengakibatkan komunikasi dengan anak jadi tidak baik.” ujarnya.

Sementara  Dekan Fakultas Ushuluddin, Ikhwan Matondang sangat mengapresiasi panitia karena telah sukses mengangkat acara Seminar Nasional.

Ia harapkan mahasiswa jurusan lainnya, dapat mengikuti langkah HMJ Psikologi Islam.

“Acara ini murni digagas dan dialkukan mahasiswa Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin, baik dari  dana dan kebutuhan lain,” katanya.

Sedangkan ketua panitian seminar, Revi Ramadhani Putri mengaku sangat bahagia karena acaranya berlangsung sukses. Baginya ini pengalaman pertama yang tak terlupakan. ” Ini berkat kerja keras dan semangat panitia,” kata Ketua HMJ Psikologi Islam, Andre saputra.

Seminar nasional dimulai pukul 09.00 WIB dan dibuka oleh Dina Pendidikan Kota Padang.

Hadir juga Irwan Prayitno yang membagikan pengalaman mendidik anak.

Menurutnya masing anak memiliki pola pendekatan tersendiri. Mereka adalah kertas putih yang bisa dicoret dengan warna apa saja. Oleh karena itu, orang tua harus bisa memberikan pelajaran terbaik bagi anak-anaknya.(170)

Sumber : Singgalang Edisi Selasa 14 April 2015
(24 Jumadil Akhir 1436 H)

Pos ini dipublikasikan di KEUSHULUDDINAN. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s