Silabus Perkuliahan

Silabus

TASAWUF  I

Mata Kuliah                : Ilmu Tasawuf
Kode Mata Kuliah      :
Komponen                  : MKK (Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian)
Fakultas                       : Ushuluddin
Jurusan                        : Psikologi Islam
Program Studi             : S1
Bobot                          : 2 SKS

  1. I. Sinopsis Mata Kuliah

Mata kuliah ini memberikan bekal kepada mahasiswa tentang asal usul dasar-dasar Qur’ani, sejarah perkembangan Tasawuf Akhlak, Irfani dan Falsafi, hubungannya dengan ilmu lain, serta tarekat dan tasawuf di Indonesia.

  1. II. Kompetensi Mata Kuliah
  2. Menjelaskan asal usul tasawuf, dasar-dasar Qur’aninya serta manfaatnya.
  3. Mengidentifikasi dan mengaplikasikan konsep-konsep tasawuf.
  4. Menjelaskan hubungan dan konsep-konsep tasawuf dengan masalah kehidupan.
  1. III. Indikator Kompetensi
  2. Mahasiswa mampu menjelaskan asal usul tasawuf dan dasar-dasar Qur’aninya.
  3. Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sejarah pekembangan tasawuf akhlak, irfani dan falsafi dan hubungannya dengan ilmu lainya.
  4. Mahasiswa mampu menjelaskan konsep tasawuf akhlak, irfani, dan falsafi.
  5. Mahasiswa mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasi konsep-konsep tasawuf dengan masalah kehidupan.
  6. Adanya perubahan dalam kehidupan mahasiswa sesuai dengan isi kandungan ajaran tasawuf.
  1. IV. Topik dan Subtopik
  2. Dasar-dasar Qur’ani dan Sejarah Timbulnya Tasawuf (Kontak Kebudayaan Hindu, Persi, Yunani dan Arab).
  3. Sejarah Perkembangan Tasawuf Salafi (Akhlaqi), Falsafi, Syi’i.
  4. Kerangka Berfikir Irfani: Dasar-dasar Filosofi Ahwal dan Maqamat.
  5. Hubungan Tasawuf, Ilmu Kalam, dan Filsafat.
  6. Hubungan Tasawuf dengan Ilmu Jiwa Agama (Transpersonal Psikologi).
  7. Tasawuf Akhlaki: Hasan al-Basri, al-Muhasibi, al-Qusairi, dan al-Ghazali.
  8. Tasawuf Irfani: Rabiah al-Adawiyah, Zun Nun al-Misri, al-Junaid, al-Sulami, al-Hallaj, al-Bustami.
  9. Tasawuf Falsafi: Ibn Arabi, al-Jili, Ibn Sab’in, dan Ibn Masarrah
  10. Tarekat: Sejarah dan Perkembangannya.

10.  Studi Kritis Terhadap Aliran-aliran Tasawuf.
11.  Tasawuf di Indonesia: Hamzah Fansuri, al-Raniri, Abd Raup Sinkel, Abd Shamad al-Palembani, Syekh Yusuf al-Maksari, Nawawi al-Bantani, dan Hamka.

  1. V. Referensi
  2. Abdullah, Hawash, Perkembangan Ilmu Tasawuf dan Tokoh-tokohnya di Nusantara, Surabaya: al-Ikhlas, 1980.
  3. Aceh, Abu Bakar, Pengantar Ilmu Tarekat, Solo: Ramadhani, 1990, Cetakan VI.
  4. Hamka, Tasawuf Modern.
  5. Hamka, Tasawuf : Perkembangan dan Pemurniannya.
  6. Al-Kaabdzi, Abu Bakar Muhammad, al-Taaruf Limadzhab Ahl al-Taswuf,Kairo: Maktabah al-Kulliyat al-Azhariyyah, 1969, Cetakan I.
  7. Mahmud, Abd al-Qadir, al-Falsafah al-Shufiah.
  8. Al-Naisaburi, Abu al-Qasim Abd al-Karim Ibn Hawazin al-Qusyairi, al-Risalah al-Quasairiyyah, terjemahan.
  9. Nasution, Harun, Filsafat dan Mistisme dalam Islam, Jakarta: Bulan Bintang, 1987, Cetakan V.
  10. Al-Suhrawardi, Awarif al-Ma’arif.

10.  Taftazani, Abu al-wafa’ Sufi dari zaman ke zaman.
11.  A.E. Affifi, Filasafat Mistis Ibnu ‘Arabi.
12.  Khalili Al-Bamar, Ajaran Tarekat.
13.  Al-Lamah Syaid Abdullah Haddad, Tarekah Menuju Kebahagiaan.
14.  Mr Bawa Muhayyaddin, Tasawuf Mendamaikan Dunia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s